Daftar 3 Desa Terbersih Di Dunia, Indonesia Juga Ada Lho!

Sebetulnya bagi setiap orang pasti juga ingin tinggal di lingkungan yang bersih serta trerbebas dari sampah. Tetapi sayang beberapa bagian orang masih sangat susah untuk diajak disiplin dalam hal menjaga kebersihan. Masih saja banyak yang suka buang sampah di sembarang tempat.

Masalah kebersihan tersebut memang bukan cuma menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga wajib bagi setiap orang yang tinggal di daerah tersebut. Dengan kerjasama serta tanggung jawab yang baik dari masyarakat serta pemerintah, maka desa yang bersih dan terbebas dari sampah sebetulnya bisa tercipta. Seperti beberapa desa berikut ini.

Desa Giethoorn

desa giethoorn

Desa Giethoorn terletak di Overijssel, Belanda. Pada desa Giethoorn ini sangat terbebas dari polusi kendaraan bermotor dan bahkan bisa dibilang nyaris tak ada jalan raya. Yang ada hanyalah kanal-kanal dan jalanan kecil untuk pejalan kaki. Di desa ini, akses transportasi yang paling utama yaitu sebuah kanal sepanjang 4km.

Desa Giethoorn dihuni kurang lebih sekitar 2.620 orang. Lingkungannya yang sangat bersih, asri dan rindang tersebut membuat banyak wisatawan berkunjung ke desa ini. Bahkan, Giethoorn memperoleh julukan sebagai Venesia dari Belanda dan menjadi salah satu tempat wisata terpopuler di negara Belanda.

Desa Mawlynnong

desa mawlynnong

Negara India tak selamanya kotor dan penuh polusi seperti yang seringkali digambarkan. Buktinya, desa Mawlynnong Meghalaya ini justru berhasil memperoleh predikat sebagai desa paling bersih di dunia. Tanaman bisa tumbuh sangat subur nan indah serta bersih tak terlihat sedikitpun sampah yang mengotori jalan-jalan di desa tersebut.

Tempat sampah yang terbuat dari bambu tersedia pada setiap sudut jalan. Tak hanya itu, ada juga peringatan berukuran besar yang melarang masyarakat untuk membuang sampah sembarangan. Para relawan dan warga juga sangat rajin menyapu jalan secara rutin jadi desa berpenduduk 500 orang itu selalu terlihat bersih.

Baca Juga :

Itu karena prinsip disiplin dan budaya hidup bersih sudah diterapkan sejak 130 tahun yang lalu ketika wabah penyakit kolera menyerang di desa tersebut. Seorang pendeta mengatakan pada nenek moyang para warga bahwa menjaga kebersihan badan, makanan, rumah, serta lingkungan bisa melindungi diri mereka dari serangan penyakit kolera. Sejak itulah mereka benar-benar menjaga kebersihan dan bahkan melarang wisatawan datang ke wilayah mereka. Barulah pada tahun 2003 larangan tersebut dihapuskan.

Desa Penglipuran

desa panglipuran

Kebanyakan tempat yang indah nan cantik di Indonesia, apabila sudah jadi tempat wisata umumnya akan berubah jadi kotor akibat pengunjung yang tak bisa menjaga kebersihan. Tetapi, berbeda dengan desa Penglipuran yang ada di Bali ini. Karena kondisi tempat yang sangat bersih, indah, serta kehidupan tradisional yang sangat terjaga membuat desa yang kecil ini menjadi favorit para wisatawan serta traveller untuk berkunjung dan berlibur.

Di desa Panglipuran ini terdapat sekitar 200 rumah yang berdesain tradisional yang berderet dengan rapi pada jalanan yang menanjak. Jalanan dibuat dari batu alam serta banyak ditumbuhi bunga warna-warni di sekitar desa tersebut. Motor dan mobil juga dilarang masuk ke dalam wilayah desa jadi Penglipuran terbebas dari asap knalpot.

Sebetulnya yang memperoleh manfaat dari lingkungan yang bersih yaitu diri kita sendiri. Tetapi kebanyakan orang sulit sekali menerapkan prinsip disiplin untuk menjaga kebersihan ini dan tak ingin repot membuang sampah di tempat yang sudah ditentukan. Padahal dengan lingkungan yang bersih, masyarakat juga bisa hidup dengan lebih sehat. Jadi, kenapa masih ada banyak alasan untuk tak menjaga kebersihan?

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Kantong Sampah Plastik untuk penampungan sampah skala cukup atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– minimal order 300 kg
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Meskipun Terlihat Sepele, Namun Ketika Mendaki Sangat Berguna

merbabu-82bea29621f99a059d84282b1dbb140e

Semenjak beredarnya acara televisi yang menayangkan anak muda yang gemar sekali berpetualang menjelajahi alam, wisata alam dan destinasi yang mendekatkan diri dengan alam semakin ramai juga peminatnya. Kini mendaki gunung, bukit, jelajah goa, menyelam dan macam-macam kegiatan lainnya yang mendekatkan diri dengan alam semakin disukai oleh kalangan anak muda. Berwisata alam seolah-olah menjadi sebuah keharusan untuk anak muda sekarang.

Tren wisata alam memang semakin kemari semakin diminati. Khususnya dikalangan anak muda, salah satu destinasi wisata alam yang paling digemari yaitu mendaki gunung atau sering disebut muncak oleh anak muda. Mungkin untuk anda mendaki gunung bukanlah kegiatan yang asing, apalagi untuk para mahasiswa atau anda yang ikut dalam komunitas pecinta alam.

Akan tetapi pada saat anda mendaki gunung anda akan menemui salah satu masalah yang pasti akan dialami oleh pendaki yang lain yaitu tidak tersedianya tempat sampah di area gunung. Padahal setiap kali anda mendaki gunung sudah dipastikan membawa perbekalan baik itu makanan ringan seperti roti, snack ataupun kopi instan bahkan tak bisa dipungkiri anda juga pasti sering melengkapi perbekalan dengan mie instan. Lantas bungkus makanan tersebut harus dibuang kemana jika tak terdapat tempat sampah di gunung? Biasanya bungkus makanan tersebut akan dibawa pulang kembali oleh para pendaki.

Baca Juga :

Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag
Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau

Tetapi yang namanya sampah tetaplah saja sampah, anda tentu akan merasa risih jika harus memasukan bungkus tersebut kedalam tas anda. Tetapi jika tidak dimasukkan kedalam tas, anda harus menentengnya selama dijalan, hal ini juga kurang mengenakan. Bagaimana kalo anda memakai kantong sampah plastik??

Kantong sampah plastik memang sangat terlihat sepele tetapi mempunyai banyak sekali kegunaan terlebih lagi pada saat cuaca hujan dan selain itu bobotnyapun sangat ringan.

Ada baiknya juga jika anda membawa beberapa kantong sampah untuk persediaan ekstra.

Kemudian untuk apa saja kantong sampah itu bisa dipakai selain untuk membungkus sampah? Berikut beberapa tips penggunaannya :

  • Pastinya yang paling penting untuk mengangkut sampah saat kita akan turun dari gunung.
  • Sebagai tambahan pelindung untuk kantong sleeping bag.
  • Sebagai pelindung tambahan bagian dalam ransel.
  • Sebagai rain cover untuk ransel.
  • Sebagai kantong pelindung ransel pada saat perjalanan di dalam bagasi bus yang biasanya sering basah oleh hujan.
  • Sebagai alas lantai vestibule tenda dan bisa mencegah lumpur dan air dari area tersebut sehingga bisa dipakai untuk ruang penyimpanan peralatan yang masih bersih.
  • Sebagai jas hujan darurat tambahan jika hujan sangat lebat dengan cara membuat tiga lubang untuk kepala dan kedua tangan.
  • Sebagai media penyimpanan peralatan dan pakaian yang basah supaya tak membuat peralatan atau pakaian yang lainnya ikut basah.
  • Sebagai media pembawa air darurat dari sumber air.

Jika Anda membutuhkan Kantong Sampah Plastik Ketika Mendaki Gunung atau untuk yang lainnya dengan harga murah dan lebih awet tentunya silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564