Analisa Usaha Dan Prospek Budidaya Jamur Merang!!

Peluang usaha jamur merang memang terbilang sangat menguntungkan. Bisnis budidaya jamur merang ini memang merupakan bisnis yang mudah dilakukan. Cara pembudidaya jamur merang memang tidak begutu sulit jika Anda mau belajar menerjuninya.

Potensi bisnis budidaya jamur merang memang sangat bagaus seiring meningkatnya permintaan jamur merang ini. Jika Anda tertarik dengan budidaya jamur merang maka sangat tepat membaca artikel kami ini. Disini Anda dapat melihat lebih dekat dengan budidaya jamur merang mulaia dari prospek dan analisa usahanya. Sehingga lebih memantapkan Anda untuk budidaya jamur merang dengan langkah yang paling mudah.

Memulai bisnis budidaya jamur merang

Bisnis pertanian jamur memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitupun dengan bisnis budidaya jamur merang yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Untuk memulai bisnis budidaya jamur merang ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil. Anda dapat memulai bisnis budidaya jamur merang di lahan kecil atau pekarangan rumah.

Pelaku bisnis budidaya jamur merang

Bisnis budidaya jamur merang ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya jamur merang ini dapat Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen bisnis budidaya jamur merang

Konsumen budidaya jamur merang memang tidaklah sulit, konsumen budidaya jamur merang cukup besar mulai dari konsumsi rumah tangga hingga berbagai usaha kuliner.

Peralatan bisnis budidaya jamur merang

Dalam bisnis budidaya jamur merang membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya pengadaan bibit jamur merang, cangkul, gerobak dorong, sewa lahan, timbangan,  pompa air, hand sprayer, timba, golok dan sabit, keranjang panen jamur merang,  selang air dan gunting. Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya jamur merang makin maksimal.

BACA JUGA : Budidaya Jamur Merang Bagi Petani Pemula!!

Pemasaran budidaya jamur merang

Dalam berjualan budidaya jamur merang, Anda bisa memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar, rumah makan, restoran atau hotel. Juga dapat memasarkannya jamur merang bagus ke swalayan atau supermarket.

Karyawan bisnis budidaya jamur merang

Karyawan dalam menjalankan bisnis budidaya jamur merang bisa menggunakan satu orang dahulu dalam permulaan.

Harga jual budidaya jamur merang

Patokan harga untuk budidaya jamur merang dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 25.000 hingga Rp 30.000. Ini tergantung dari harga jamur merang yang ada di pasaran.

Keuntungan dalam menjalankan bisnis budidaya jamur merang

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya jamur merang ini yakni merupakan bisnis pertanian jamur yang paling menguntungkan. Sebab jamur merang menjadi bahan penting yang paling banyak di cari.

Kekurangan bisnis budidaya jamur merang

Segi kekurangan bisnis budidaya jamur merang ialah budidaya jamur merang memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat.

Analisa bisnis budidaya jamur merang

Investasi

Peralatan  Harga 
pembuatan rumah kumbung  Rp.     5.165.000
pembuatan rak jamur  Rp.        354.500
selang air  Rp.        144.500
timbangan  Rp.         171.500
pengadaan bibit jamur  Rp.      1.252.000
pisau  Rp.            32.500
keranjang panen jamur  Rp.            82.500
pompa air  Rp.          302.500
timba  Rp.             43.000
alat pembersih rumah jamur  Rp.            124.000
serokan dan terpal  Rp.               97.500
Peralatan tambahan yang lainnya  Rp.               82.500
 Jumlah Investasi  Rp.          7.852.000
Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap  Nilai
Penyusutan pembuatan rumah kumbung 1/44 x Rp. 5.165.000  Rp.          117.386
Penyusutan pembuatan  rak jamur 1/62 x Rp. 354.500  Rp.              5.718
Penyusutan selang air 1/44 x Rp 144.500  Rp.              2.331
Penyusutan timbangan 1/62 x Rp 171.500  Rp.              2.766
Penyusutan pengadaan bibit jamur  1/44 x Rp 1.252.000  Rp.            28.455
Penyusutan pisau 1/44 x Rp. 32.500  Rp.                739
Penyusutan keranjang panen jamur 1/44 x Rp 82.500  Rp.              1.875
Penyusutan pompa air 1/62 x Rp 302.500  Rp.              4.879
Penyusutan timba 1/44 x Rp. 43.000  Rp.                977
Penyusutan alat pembersih rumah jamur 1/62 x Rp 124.000  Rp.            2.000
Penyusutan serokan dan terpal 1/62 x Rp 97.000  Rp.              1.565
 Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp. 82.500  Rp.              1.331
 upah pekerja  Rp.     1.600.000
 Total Biaya Tetap  Rp.   1.770.021
Biaya Variabel
baglog  Rp.    52.000  x   30  =  Rp.    1.560.000
pestisida  Rp.    20.000  x   30  =  Rp.       600.000
lem serangga  Rp.    12.000  x   30  =  Rp.       360.000
bahan lainnya  Rp.    21.500  x   30  =  Rp.       645.000
Biaya transportasi  Rp.    15.000  x   30  =  Rp.       450.000
pengemas  Rp.    12.500  x   30  =  Rp.         375.000
 air dan listrik  Rp.    28.600  x   30  =  Rp.       858.000
 Total Biaya Variabel  Rp.  4.848.000
Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp.  6.618.021
Pendapatan per panen
     13  kg  x  Rp. 25.000  =  Rp.        325.000
Rp.    325.000  x    30  hr  =  Rp.  9.750.000
Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.     9.750.000  – 6.618.021  =  Rp.       3.131.979
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 7.852.000  :        3.131.979  =            3  bln

Dari analisa di atas dapat disimpulkan apabila bisnis budidaya jamur merang sangat menguntungkan dimana modal Rp 7.852.000 dengan kentungan per bulan Rp 3.131.979 dan balik modal dalam 3  bulan.

Advertisements

Budidaya Jamur Merang Bagi Petani Pemula!!

Penanaman Jamur Merang

Selain media kardus bahan baku tempat media tumbuhnya jamur merang dapat juga dipadukan dengan limbah pertanian yang tersedia di sekitar lokasi budidaya, misalnya kapas bekas, ampas aren, ampas tebu, bonggol pisang, kangkung ataupun eceng gondok yang telah dikeringkan. Bahan tambahan lain yang diperlukan yaitu bekatul, sebagai sumber karbohidrat, kapur untuk menetralkan media. sebagai penyedia unsur – unsur yang diperlukan bagi pertumbuhan jamur, bonggol pisang atau kelaras pisang sebagai pengatur kelembapan pada media.

Komposisi media jamur merang untuk luas penanaman 1x1m / 1 meter persegi. jika untuk skala kumbung jamur ukuran 4×6 hanya cukup mengkalikan saja

  1. Bibit jamur merang 2 botol / log
  2. Kardus bekas kering 7 kg
  3. Bekatul 3 kg
  4. Kapur pertanian 2 kg
  5. Bonggol pisang / daun pisang kering 1 kg

Pembuatan kompos dapat dilakukan di dalam bak atau kolam yang dibentuk dengan menggunakan terpal yang beratap, walaupun tidak berdinding. Tujuan diberi atap yaitu untuk menghindari curah hujan langsung juga untuk menghindari media yang akan dikomposkan dengan daun – daun yang berguguran. Adapaun cara pembuatan kompos kardus sebagai berikut:

 

  • Siapkan bak rendaman atau anda bisa membuat sendiri dengan menggunakan terpal.
  • Rendam kardus dengan air dan sobek – sobek kardus hingga berukuran 5 –10 cm
  • Taburi kapur dolomite 2 kg, dan bekatul 3 kg kedalam kardus yang sudah direndam dan aduk2 hingga merata.
  • Fermentasikan bubur kardus yang sudah diaduk kapur dengan bekatul selama 5 hari setelah itu
  • Potong kecil2 Bonggol pisang atau bisa diganti dengan pohon atau daun pisang yang kering(klaras) lalu rendam selama 3 hari.
  • Pada hari ke 7 angkat kardus dan bonggol pisang dari bak perendaman lalu tiriskan selama 1 jam.
  • Masukan media kardus dan bonggol pisang yg sudah ditiriskan kedalam rak/tempat yang sudah disiapkan
  • Penataan media dimulai dari bawah adalah media kardus usahakan media kardus harus setebal 7-10 cm dan setelah itu bonggol pisang lalu bibit jamur merang
  • Pemilihan bibit yang akan ditanam harus menampakanm misilium berwarna putih agak transparan seperti jaring laba2. hindari penanaman bibit yg menampakan misilim berwarna hijau,kuning dan hitam
  • Penanaman bibit jamur merang dimulai dengan melupas plastik lalu bibit disuir-suir.
  • Dan tabur diatas media yg sudah disiapkan dirak penanaman. lalu tunggu sampai 4-5 hari (jangan disiram jika belum sampai 4-5 hari)

Perawatan dan Pemeliharaan Jamur Merang

Pada hari ke 2 s/d ke 4 akan tumbuh misilium berwarna putih jika ada indikator misilium yang tidak wajar misalnya berwarna kuning atau hijau dan hitam maka segera lakukan tindakan dengan mencabut / mengambil media yang terkena kontaminasi
Penyiraman jamur merang pada hari ke 4-5. yaitu dengan membuka jendela kumbung jamur selama 1 jam lalu siram tanaman jamur merang dengan air bersih sebanyak 1liter = 1 meter persegi setelah itu tutup kembali jendela kumbun.

BACA JUGA : Manfaat Pupuk Kompos Yang Harus Diketahui!!
Pada hari ke 5 buka jendela selama 3 kali sehari pada waktu yang sudah ditentukan yaitu:

Bila bibit belum tumbuh, maka penyiraman dilakukan hari ke 4 penyiraman bibit dilakukan pada tengah hari ± pkl 13.00
Hari 4 : mulai hari ke 4, pintu & jendela dibuka antara pkl 06.00-06.15.
Hari 5 : jendela dibuka pada suhu 15°. Pintu di buka pkl 00.00 selama ½ jam.
Hari 6 : jendela di buka pada suhu 30 °.
Hari 7 : jendela di buka pada suhu 45°.
Hari 8 : jendela di buka pada suhu 60-90° / bila jamur tumbuh besar.
Panen selanjutnya jendela dibuka terus sampai selesai

Pasca Panen Jamur Merang Media Kardus

Apabila kondisi memungkinkan, jamur merang dapat dipanen pada hari ke 10 hingga hari ke14 dari penanaman bibit jamur. Jamur yang dipanen dalam stadium kancing. Jamur merang jika payungnya sudah mekar tidak diminati konsumen.
Pemetikan harus hati-hati dan steril, agar tidak merusak miselium maupun calon tubuh buah yang lain. Panen dilakukan pada pagi dan sore hari dengan menggunakan pisau yang sangat tajam, dan berlangsung selama satu bulan atau lebih.

Sortasi dan Grading

Pemanenan jamur merang dapat dilakukan sortasi, yaitu kegiatan mimilah – milah jamur merang, memisahkan jamur yang sehat sampai rusak. Setelah itu dilakukan grading, yaitu mengelompokan hasil panen menurut kriteria tertentu, yaitu warna dan ukurannya. Jamur merang dapat dikelompokan menjadi tiga kelas mutu, yaitu :

Kelas mutu I Jamur merang berdiameter ± 2,5 cm, tudung utuh dan belum mekar
Kelas mutu II Jamur merang berdiameter 1,5 cm – 2 cm, tudung utuh dan belum mekar
Kelas mutu III Jamur merang berdiameter kurang dari 1,5 cm, tudung utuh dan belum mekar.

Ciri jamur siap tanam :

  • Bila masih ada tonjolan, panen dilakukan keesokan harinya.
  • Bila bulat sudah merata, jamur siap panen.

Cara panen jamur :

  • Lebih baik tidak menggunakan kuku tangan, tetapi menggunakan pisau yang telah disterilkan.
  • Sisakan sedikit pangkal buah jamur yang sudah di panen.
  • Media tidak boleh terangkat.

 

Indikator dan Penyebab menurunnya kualitas jamur merang :

Penyebab jamur pecah :

  • Suhu panas terlalu tinggi
  • Terlambat waktu panen.

Penyebab jamur busuk lalu mati

  • Kekurangan oksigen atau udara
  • Kelembapan suhu terlalu tinggi
  • Media terlalu basah

Penyebab jamur menjadi hitam

  • Terkena angin terlalu lama pada siang hari
  • Terkena cahaya matahari terlalu lama pada siang hari

Penyebab tumbuh misilium tetapi jamur tidak mau tumbuh

  • Media kering karena kekurangan air
  • Terlalu sering disiram maka dampaknya menjadi busuk.
  • Kekurangan oksigen atau sirkulasi udara
  • Kurangnya kelembapan pada media dan suhu
  • Suhu panas kurang dari 30 derajat

Penyebab hama hewan pada saat pasca panen yaitu :

  • Tempat yang kurang bersih
  • Terdapat telur hama pada media
  • Tidak melakukan pasteurisai
  • Bekatul yang terkontaminasi hama kutu
  • Bibit jamur yang terdapat ulat