Manfaat Pupuk Kompos Yang Harus Diketahui!!

Kompos sangat berperan dalam proses pertumbuhan tanaman. Kompos tidak hanya berfungsi menambah unsur hara, tetapi fungsi yang paling penting adalah untuk menjaga kualitas kesuburan tanah.
Untuk mendapatkan kompos caranya sangatlah mudah tidak usah khawatir gagal ataupun memerlukan biaya yang mahal karena kita hanya perlu mengumpulkan daun-daun yang gugur dari pohon di halaman.

1. Kompos memberikan nutrisi bagi tanaman

Setiap tumbuhan pasti membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Tanah yang baik adalah tanah yang mengandung unsur hara yang dapat mencukupi kebutuhan tanamannya. Unsur hara yang dibutuhkan dapat kita bagi menjadi tiga bagian.

Unsur yang pertama adalah unsur makro primer yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak dan terdiri dari unsur nitrogen(N), pospor(P), dan kalium(K).

Unsur yang kedua adalah unsur makro sekunder yang dibutuhkan dalam jumlah yang kecil seperti sulfur/belereng(S), kalsium(Ca), dan magnesium(Mg).

Yang terakhir adalah unsur mikro yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit yaitu besi(Fe), tembaga(Cu), seng(Zn), klor(CL), boron(B), mangan(Mn), dan molibdenum(Mo).

Walaupun unsur makro dibutuhkan dalam jumlah yang kecil tetapi unsur ini sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Kebanyakan pupuk kimia hanya menganduang unsur makro dan tidak terdapat unsur mikro , untuk itulah kompos ini dibuat agar dapat melengkapinya.

*Baca Juga: Langkah Mengelola serta Kurangi Sampah dengan 4R

Kompos memiliki semua unsur yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga kompos dapat melengkapi semua nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

2. Kompos memperbaiki struktur tanah

Struktur tanah adalah perbandingan antara komposisi debu, pasir dan cley. Apa sih fungsinya struktur tanah ini. Nah struktur tanah ini menunjukan perbandingan yang pas antara ruang yang ada di dalam tanah. Ruang ini dibagi menjadi 3 yaitu air, udara dan mikroorganisme.

Tanah yang baik akan memiliki perbandingan yang pas. Hal ini akan membuat tanah itu memiliki air yang dibutuhkan untuk tanaman dan juga udara untuk bernafas. Kalian berfikir apakah akar juga bernafas? Jawabannya adalah iya, nanti kita akan bahas di lain hari.

Lalu apa gunanya mikroorganisme ini. Ini berfungsi untuk menguburkan tanah yang kurang subur. Jadi kompos ini sangat berperan penting.

3. Kompos memperbaiki Kapasitas Tukar Kation

Kapasitas Tukar Kation(KTK) adalah sifat kimia yang dimiliki oleh tanah. KTK ini barar pipa yang menyalurkan nutrisi untuk tanaman. Jadi semakin banyak jumlah KTK, maka akan semakin baik untuk tanah tersebut.

Kompos ini memiliki bahan organik yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan jumlah KTK tanah. Hal ini akan semakin baik untuk kualitas tanah itu sendiri.

4. Kompos menambah kemampuan tanah untuk menahan air

Tanah mempunyai pori-pori yaitu pori-pori yang diisi oleh benda padat dan pori-pori yang diisi oleh udara dan air. Pori-pori dibagi menjadi dua yaitu pori-pori kasar dan pori-pori halus.

Pori-pori kasar membuat air merembes masuk ke dalam tanah sehingga tanah tidak dapat menyimpan air dengan baik. Pori-pori halus ini membuat tanah tidak bisa melewati tanah karena terlalu kecil.

Jika keduanya tidak stabil maka akan berdampak buruk pada tanaman karena hanya menyerap air sedikit. Untuk itu kompos yang memilik ibahan organik yang cukup tinggi akan membuat pori-pori tanah memiliki daya rekat yang lebih baik sehingga tanah mennyediakan air yang cukup bagi tanaman.

5. Kompos meningkatkan aktivitas biologis tanah

Aktivitas biologis tanah sangat menguntungkan karena terdapat banyak mikroorganisme yang menguntungkan . Mikroorganisme ini berupa bakteri, jamur, dan dekomposer lainnya akan membuat tanah menjadi stabil, tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering.

Sebagai contoh cacing akan hidup pada tanah yang memiliki kadar bahan organik yang tinggi yang dibawa oleh kompos. Cacing ini akan membawa pupuk alami barupa kascring yang tentunya bermanfaar bagi tanaman.

Selain itu ada berbagai jenis antropoda yang mempunyai limbah organik dan juga membantu memperbaiki tata udara di dalam tanah dengan membuat lubang-lubang kecil.

6. Kompos dapat meningkatkan PH pada tanah asam

Tanah yang masam di indonesia mungkin tidaklah aneh. Hal ini disebabkan karena adanya air hujan yang mengikis habis ion-ion dari tanah dan sebaliknya ion hidrogen yang semakin meningkat.

Hal ini yang membuat tanah menjadi masam. Tanah yang masam tidaklah bagus untuk area pertanian karena unsur hara yang ada akan mudah hilang oleh air hujan.

Semakin masam tanah maka ion Al dan Mn semakin meningkat padahal jika terlalu banyak maka akan bersifat racun bagi tanaman. Banyak juga kondisi buruk yang terjadi pada keadaan tanah masam.

Fungsi kompos disini adalah membantu meningkatkan Ph tanah agar kembali normal yang akan dibantu dengan pengapuran.

7. Kompos menyediakan unsur mikro

Kebanyakan pupuk kimia hanya menyediakan unsur makro dan hanya sedikit unsur mikro. Kekurangan inilah yang akan disediakan oleh kompos yang menyediakan unsur mikro. Karena unsur mikro menyediakan seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan.

8. Kompos tidak menimbulkan masalah lingkungan

Telah banyak kita ketahui bahwa pupuk kimia saat ini berpengaruh terhadap lingkungan dan juga untuk kita sendiri. Zaman sekarang sudah berubah untuk dapat menghasilkan produk yang ramah lingkungan.

Advertisements

Dampak Plastik Pada Lingkungan

Dampak plastik pada lingkungan yaitu akibat negatif yang butuh ditanggung alam karena hadirnya sampah plastik. Dampak ini kenyataannya demikian utama. Kemarin saya telah mengupload tulisan tentang Bahaya Paket Plastik dan Kresek Post peluang ini lebih menyoroti bahaya limbah plastik pada lingkungan.

jijkkkkkk

Seperti yang di kenali, plastik yang mulai digunakan sekitaran 50 th. yang silam, sekarang ini telah jadi barang yg tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan orang-orang dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitaran 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per th., dan 14 juta pohon ditebang.

Konsumsi terlalu berlebih pada plastik, juga mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena tidaklah datang dari senyawa biologis, plastik memiliki ciri-ciri sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 th. hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.

Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah yakni sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan palstik berarti semakin cepat memakai sumber daya alam itu.

Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai susunan sama DDT. Serta kantong plastik yang sulit untuk di jabarkan oleh tanah hingga membutuhkan waktu pada 100 hingga 500 th.. Akan berikan akibat salah satunya :

  • Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
    Toksin-racun dari partikel plastik yang masuk dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.
    PCB yg tidak dapat terurai walaupun termakan oleh binatang maupun tanaman akan jadi racun berantai sama seperti urutan rantai makanan.

Baca Juga: Langkah Mengelola serta Kurangi Sampah dengan 4R

  • Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap dalam tanah.
    Turunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi aliran udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang bisa meyuburkan tanah.
    Kantong plastik yang susah di jabarkan, mempunyai umur panjang, dan mudah akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut.

 

  • Hewan-hewan dapat terlilit dalam tumpukan plastik.
    Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut beranggapan kantong-kantong plastik itu makanan dan selanjutnya mati karena tak dapat mengolahnya. Waktu hewan mati, kantong plastik yang ada di dalam tubuhnya tetaplah tidak akan hancur jadi bangkai dan dapat meracuni hewan yang lain.

Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.
Sebagai menambahkan pemahaman, saya paparkan beberapa fakta yang berkaitan dengan sampah plastik dan lingkungan :

  • Kantong plastik sisa telah banyak diketahui di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific
  • Sekitaran 80% sampah dilautan datang dari daratan, dan hampir 90% yakni plastik.
  • Dalam bulan Juni 2006 program lingkungan PBB memperkirakan dalam masing-masing mil persegi ada 46, 000 sampah plastik mengambang di lautan.
  • Plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tidak terhitung jumlahnya.
  • Banyak penyu di kepulauan seribu yang mati karena konsumsi plastik yang diduga ubur-ubur, makanan yang disukainya.

Untuk menanggulangi sampah plastik beberapa pihak berupaya untuk membakarnya. Tetapi system pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai partikel-partikel plastik dengan sempurna jadi akan jadi dioksin di udara. Jika manusia hirup dioksin ini manusia akan riskan pada bermacam penyakit satu diantaranya kanker, permasalahan sistem syaraf, hepatitis, pembengkakan hati, dan sinyal tanda depresi.

olah sampaahhhhhhhh

Kita memang tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling begitu mungkin saja yakni dengan memakai lagi plastik (reuse), kurangi pemakaian plastik (reduce), dan mendaur lagi (recycle). Terakhir, mungkin saja saja perlu regulasi dari pemerintah untuk meredam semakin meningkatnya penggunaan plastik.

Membuat Tempat Sampah Penuh Warna

             Untuk membuat tempat sampah/keranjang nggak harus beli baru. Karena dengan beli barang baru bukan bukan berarti malah mengurangi limbah sampah, tapi justru malah menambah limbah. Gimana nggak? Nanti kalau sudah rusak akan jadi sampah juga. Harusnya mendaur ulang sampah jadi tempat sampah dan barang berguna lainnya.

Benarkah tutup botol tidak dapat di daur ulang, tentu saja bisa, jika memiliki ide dan kreatifitas semuanya tidak ada batasnya.

             Jangan di buang dulu tutup-tutup botol tersebut, karena bisa menjadi bahan daur ulang. kita akan membentuknya menjadi sebuah keranjang sampah sederhana yang unik. Bahkan kalau mempunyai stok yang banyak, kita bisa buat lebih lebar lagi untuk menyimpan sesuai keinginan kita dan kebutuhan kita di rumah.

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Cara Budidaya Tanaman Wortel

Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat keranjang sampah dari tutup botol plastik bekas:
– Tutup botol plastik bekas
– Kabel ties (jika tidak ada, ganti dengan senar atau tali lainnya)
– Gunting– Paku– Palu (jika diperlukan)
– Kayu bulat/seadanya
– Lem tembak/lem kay

Cara membuat keranjang sampah dari tutup botol plastik bekas:

  1. Siapkan beberapa tutup botol.
  2. Lubangi keempat sisi tutup botol dengan paku dan palu.
  3. Ikat tutup botol satu-persatu menggunakan kabel ties/senar/tali lainnya hingga  membentuk lingkaran, lalu potong sisa tali.
  4. Buat beberapa lingkaran sesuai panjang yang diinginkan.
  5. Susun/gabung beberapa lingkaran dari bawah ke atas.
  6. Jika badan keranjang sudah siap, siapkan kayu bulat/seadanya untuk alas keranjang.
  7. Olesi bagian bawah botol dengan lem tembak lalu tempelkan pada kayu (alas).

Keranjang sampah atau tempat sampah dari tutup botol plastik bekas sudah jadi. Anda bisa menggunakan tutup galon atau tutup botol plastik apa saja dengan catatan harus sama ukuran agar rapi.
Budayakan membuang sampah pada tempatnya ya. Semoga bermanfaat 🙂

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm